Perbedaan Dasar Ilmu Arsitektur Dan Ilmu Teknik Sipil

Sunday, May 07, 2017

Kali ini Kitasipil akan membahas perbedaan dasar ilmu arsitektur dan ilmu teknik sipil. Penjelasan selengkapnya di bawah ini.

perbedaan ilmu arsitektural dan teknik sipil
Gambar illustrasi Arsitek sedang merancang bangunan via wisegeek.com

insinyur sipil di lapangan
Gambar illustrasi insinyur sipil sedang menerjemahkan gambar teknik di lapangan via theconstructor.org

Pernah dengar gak kalimat sperti ini?? Kalu gedung berdiri kokoh, Arsiteknya yang ditanya siapa, tetapi kalau gedungnya roboh pasti insyinyur sipilnya salah. Menjadi seorang engineer konstruksi yang baik, bukan tentang siapa yang menang dan siapa kalah. Kuliah di jurusan Arsitektur dan Teknik sipil memiliki hubungan yang erat. Meskipun terdapat perbedaan dasar antara keduanya. Hal inilah yang akan menjadi pembahasan Kitasipil kali ini.

Memilih Arsitektur maupun jurusan teknik sipil tergantung pada minat dan bakat yang kita miliki. Umumnya orang yang memiliki imaginasi yang tinggi dan jiwa seni yang lebih memilih jurusan arsitektur. Buat yang belum mengerti apa itu ilmu arsitektur, ini sedikit penjelasannya. Arsitektur merupakan suatu ilmu yang menggabungkan antara seni dan teknik bangunan. Arsitektur memiliki ruang lingkup yang luas tidak hanya berpaku pada bangunan, tetapi juga mencakup interior, landscape, bahkan tentang perencanaan wilayah kota. Menjadi seorang Arsitek yang hebat tidak pada sisi jago menggambar, tetapi juga jiwa kreativitas yang tinggi dan perkembangan teknologi bahan dan aspek lingkungan sekitar.

Sedangkan jurusan teknik sipil lebih kepada aspek struktural bangunan maupun proyek konstruksi lainnya. Ketika Arsitek merancang suatu gambar bangunan, untuk perhitungan kekuatan strukturnya, jurusan teknik sipil memiliki peran lebih dominan. Karena di jurusan teknik sipil sangat banyak mata kuliah yang berkaitan dengan struktur bangunan, seperti mata kuliah mekanika teknik I, mekanika teknik II bahkan ada yang sampai mekanika teknik VI, struktur baja, struktur kayu, teknologi beton dan sebagainya lengkap di pelajari oleh seorang anak teknik sipil. Seorang arsitek harus memiliki kelebihan dari anak teknik sipil dari segi aspek estetika suatu bangunan. Teknik sipil juga memiliki ruang lingkup luas seperti bidang struktur bangunan, irigasi, manajemen rekayasa konstruksi, transportasi, dan ilmu pondasi. Seorang anak teknik sipil harus mampu merekayasa suatu struktur konstruksi untuk diaplikasikan ke dunia nyata. Untuk perbedaan lebih jelasnya dapat dibaca pada poin-poin di bawah ini.

Perbedaan dasar ilmu arsitek dan ilmu teknik sipil antara lain:
1. Arsitek membuat banguan lebih indah, sedangkan insinyur sipil membuat bangunan lebih kokoh.
2. Arsitek membuat gambar teknis, sedangkan insinyur sipil membuat spesifikasi teknik. 
3. Arsitek menggunakan seni dan kreativitas untuk merancang bangunan, sedangkan insinyur sipil menerjemahkan gambar ke menjadi bangunan aktual.
4. Arsitek merancang gambar, sedang insinyur sipil yang membuat hitungan struktur dan RAB (Rencana Anggaran Biaya)
5. Arsitek menjelaskan filosofi gambar bangunan, sedangkan insinyur sipil yang menjelaskan mutu dan kualitas bangunan
6. Arsitek membuat gambar rencana yang baik, sedangkan insinyur sipil mengatur pelaksanaan konstruksi bangunan agar tepat waktu. 

Demikian pembahasan Kitasipil mengenai perbedaan dasar ilmu arsitektur dan ilmu teknik sipil. Semoga bermanfaat…

Related Posts

Previous
Next Post »