Cara Menghitung Biaya Sewa Alat Asphalt Mixing Plant (AMP) Per Jam Berdasarkan AHSP PU 2013

Posted on

Kali ini kitasipil akan membahas cara menghitung biaya sewa alat asphalt mixing plant (AMP) per jam berdasarkan Analisa Harga Satuan Pekerjaan Bidang Pekerjaan Umum tahun 2013. Penjelasan selengkapnya di bawah ini.

Biaya alat berdasarkan Analisa Harga Satuan Pekerjaan AHSP Pekerjaan Umum

Gambar contoh perhitungan biaya sewa alat AMP per jam dengan tabel excel

 

Asphalt Mixing Plant biasa digunakan untuk memproduksi campuran aspal hotmix. Berikut cara perhitungan biaya sewa alat AMP per jam

Diketahui:
Pw = tenaga asphalt mixing plant 294 Hp
Cp = kapasitas 60 ton/jam
A = umur ekonomis (alat baru) 10 tahun
W = jam kerja alat dalam satu tahun 1500 jam
B = harga alat (alat baru) Rp. 2.000.000.000,00
Ca = Kapasitas tangki aspal 30.000 liter
i = tingkat suku bunga 10,0 % = 0,1
U1 = upah operator Rp. 25.000
U2 = upah supir Rp 25.000
U3 = upah pembantu operator Rp. 14.000
U4 = upah pembantu operator supir Rp. 14.000
U5 = upah pekerja Rp. 11.000 per jam
U6 = upah mandor Rp. 15.000 per jam
U7 = upah mekanik Rp. 8.500
Mb = bahan bakar bensin Rp. 8.350 per liter
Ms = bahan bakar solar Rp. 7.300 per liter
Mp = minyak pelumas Rp 34.500

Ditanya: Biaya sewa alat Asphalt Mixing Plant (AMP) per jam berdasarkan AHSP 2013
Jawab:
C = Nilai sisa alat
C = 10 % x B
C = 10 % x 2.000.000.000
C = 200.000.000

D = faktor angsuran modal
D = [i x(1+i)^A] / [(1+i)^A -1]
D = [0,1 x (1+0,1)^10] / [(1+0,1)^10 -1]
D = 0,163

E = biaya pengambilan modal
E = [(B-C) x D] / W
E = [(2.000.000.000 – 200.000.000) x 0,163] x 1500
E = 195.294,47

F = Asuransi
F = (0,002 x B) / W
F = (0,002 x 2.000.000.000) / 1.500
F = 2.666,67

G = Biaya pasti per jam
G = E + F
G = 195.294,47+ 2666,67
G = 197.961,14

H1 = bahan bakar
H1 = (12% -15 %) x Pw x Ms pekerjaan berat dipilih 15 %
H1 = 0,15 x 294 x 7300
H1 = 321.930

H2 = bahan bakar pemanasan material (Khusus alat AMP)
H2 = 12 liter x 0,7 x Cp x Ms
H2 = 12 x 0,7 x 60 x 7300
H2 = 3.679.200

H3 = bahan bakar pemanasan aspal
H3 = 1/1000 x Ca x Ms
H3 = 1/1000 x 30.000 x 7300
H3 = 219.000

I = Pelumas
I = (2,35% – 3 %) x Pw x Mp pekerjaan berat dipilih 3 %
I = 3 x 294 x 40.000
I = 352.800

J = Biaya Bengkel
J = [(6,25% – 8,75%) x B /W pekerjaan berat dipilih 8,75 %
J = 0,875 x 2.000.000.000 /1.500
J = 116.666,67

K = Biaya Perawatan
K = [(12,5% – 17,5%) x B /W pekerjaan berat dipilih 17,5 %
K = (0,175 x 2.000.000.000) / 1500
K = 233.333,33

L = Operator
L = 1 orang x 25.000
L = 25.000

M = Pembantu operator
M = 3 orang x 14.000
M = 42.000

P = Biaya operasi per jam
P = H1 + H2 + H3 + I + J + K+ L + M
P = 321.930 + 3.679.200 + 219.000 + 352.800 + 116.666,67 + 233.333,33 + 25.000 + 42.000
P = 4.989.930

Biaya Sewa Alat Aspal Mixing Plant (AMP) per Jam

= G + P
= 197.961,14 + 4.989.930
= 5.187.891,14

Jadi Total Biaya Sewa Alat Aspal Mixing Plant (AMP) per jam = Rp 5.187.891,14 per jam

Demikian pembahasan Kitasipil mengenai cara menghitung biaya sewa alat asphalt mixing plant (AMP). Semoga bermanfaat..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *