Mengenal Pelat Injak Jembatan (Structural Transition Slab)

Monday, April 03, 2017

Kali ini Kitasipil akan membahas tentang pelat injak jembatan, mungkin ada belum begitu familiar tentang apa itu pelat injak jembatan, dimana letaknya, dan apa kegunaannya untuk mengetahui penjelasannya dapat dilihat di bawah ini.

metode kerja pelat injak jembatan structural transition slab
Gambar pelaksanaan pelat injak jembatan

Pelat injak adalah suatu konstruksi beton pada jalan pendekat di ujung bibir jembatan (oprit) yang berada sebelum konstruksi utama jembatan. Pelat injak (structural transition slab) harus dipasang diantara jalan pendekat dan kepala jembatan.

Proses pembuatan pelat injak adalah umumnya setelah proses penghamparan Lapis Pondasi Agregat Kelas B pada oprit, baik oprit timur maupun oprit barat. Mutu beton yang digunakan K–250. Proses pembuatannya sama dengan proses pembuatan plat lantai kendaraan, yaitu proses pembesian, perakitan, bekisting, dan pengecoran.

Proses pembesian dan perakitan tulangan pada plat injak adalah adanya lapisan plastik yang dihamparkan seluas pelat injak. Tujuan dari plastik tersebut adalah supaya kadar air yang berada pada cor beton pelat injak tidak berpindah ke tanah. Meskipun struktur pelat injak posisinya di belakang back wall abutmentnya, namun sebenarnya struktur pelat injak itu merupakan struktur tersendiri yang terpisah dari struktur jembatan utama, pada saat perakitan tulangan pun tidak ada tulangan dari pelat injak yang diikat dengan tulangan dari abutment.

Fungsi pelat injak antara lain adalah:
1. Untuk menghubungkan jalan dan jembatan sehingga tidak terjadi perubahan ketinggian yang terlalu mencolok pada keduanya.
2. Untuk mencegah terjadinya penurunan setempat (settlement) pada tanah dasar di belakang jembatan yang diakibatkan adanya beban kendaraan sebagai beban terpusat pada daerah di belakang back wall abutment, dimana kendaraan cenderung mengurangi kecepatan bila hendak memasuki jembatan tepat di belakang back wall abutment, sehingga diperlukan suatu struktur beton bertulang yang harus mampu menahan beban rencana tersebut akibat gaya rem kendaraan dan beban mati kendaraan.
3. Untuk meratakan beban akibat kendaraan di bibir jembatan sehingga mengurangi tekanan tanah terhadap dinding abutment.

Demikian pembahasan Kitasipil mengenai pelat injak jembatan. Semoga bermanfaat..

Related Posts

Previous
Next Post »