Mengenal Proyek EPC (Engineering Procurement And Construction) - KITASIPIL.COM

KITASIPIL.COM

Mengenal Proyek EPC (Engineering Procurement And Construction)


Untuk sebagian dari kita mungkin sering mendengar dengan apa itu proyek EPC, mari kita simak penjelasan berikut.

pengetian proyek EPC
Gambar jenis industri proyek EPC

EPC adalah singkatan dari Engineering, Procurement and Construction, istilah digunkanakan untuk proses design/perancangan sistem yang akan dibangun, pengadaan/pembelian barang dan dilanjutkan dengan membangun/konstruksi apa yang telah dirancang. Perusahaan yang mengerjakan proyek EPC disebut EPC Company.

EPC sering disebut juga sebagai “integrator” karena EPC lah yang menjembatani dan mengkordinasikan seluruh bagian yang terkait dalam pembangunan suatu plant; mulai dari licensor (yang memiliki lisensi), vendor (yang menjual barang), shipper (yang mengirim barang), bahkan sampai operator (yang mengoperasikan plant).

Sebenarnya, jarang EPC Company yang murni mengerjakan ketiga tahap (Engineering, Procurement and Construction) tersebut. Ada yang mengerjakan Engineering (E) saja, ada yang Engineering dan Procurement (EP) saja dan ada juga yang ketiganya (EPC). Selain tiga tahap di atas, juga terdapat dua proses tambahan lainnya, yaitu Commissioning dan Installation. Untuk persuahaan yang terlibat dalam kelima tahap kerja diatas biasanya disebut EPCCI Company.

Proyek EPC (Engineering, Procurement, and Construction) merupakan jenis proyek yang lebih kompleks dari proyek konstruksi biasa terdapat di industri migas (minyak dan gas), pembangkit tenaga listrik dan energi, Pertambanagan dan Industri berat lainnya. Karakter jenis proyek EPC memiliki perbedaan dengan proyek konstruksi pada umumnya. Untuk mencapai kesuksesan proyek EPC sangat penting untuk mengetahui proses yang terjadi di dalamnya. Memahami rumitnya proses proyek ini akan membantu menyelesaikan masalah kompleksitasnya.

Proyek EPC memiliki tantangan yang sangat tinggi, mulai dari saling ketergantungaan antar aktifitas yang ada, fase overlaps antar masing-masing aktifitas tersebut, pemecahan aktifitas menjadi aktifitas-aktifitas pekerjaan yang lebih detail, kompleksitas struktur organisasi, dan ketidakpastian dalam akurasi prediksi yang timbul selama masa pelaksanaan. Kegiatan yang paling menantang dalam proyek ini adalah kegiatan dalam pembuatan anggaran dan jadwal pelaksanaan proyek karena harus dibuat dan diketahui sebelum proyek dimulai.

Perbedaan Skema Tahapan Konstruksi Biasa Dengan EPC
tahapan proyek konstruksi
Gambar skema tahapan konstruksi biasa via duniatekniksipil.web.id

tahapan pada proyek EPC
Gambar skema tahapan proyek EPC

Demikian pembahasan Kitasipil mengenai proyek EPC. Semoga bermanfaat..

Previous
Next Post »

Jangan melakukan spam dan terima kasih ConversionConversion EmoticonEmoticon